Tentang dahsyatnya pengaruh pikiran positif dan negatif dalam diri kita, berikut ini ada sebuah kisah tentang dua benih tanaman. Ada dua benih tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Benih yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar, aku ingin menjejakkan akarku dalam di tanah ini dan menjulang kan tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingi membentangkan semua tunasku untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingi merasakan kehangatan matahari dan kelembutan embun pagi di pucuk daunku”.... Dan benih itupun tumbuh semakin besar dan menjulang.
Benih yang kedua berguman... “Aku takut, jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah di sana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku ke atas, bukankah nanti keindahan tunasku akan hilang? Tunasku ini pastia akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak! Akan lebih baik aku menunggu sampai semuanya aman”.... Dan benih itupun menunggu dalam kesendirian. Beberapa pekan kemudian seekor tanah mengais tanah itu menemukan benih yang kedua tadi dan mencaploknya segera.
Benih yang kedua berguman... “Aku takut, jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah di sana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku ke atas, bukankah nanti keindahan tunasku akan hilang? Tunasku ini pastia akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak! Akan lebih baik aku menunggu sampai semuanya aman”.... Dan benih itupun menunggu dalam kesendirian. Beberapa pekan kemudian seekor tanah mengais tanah itu menemukan benih yang kedua tadi dan mencaploknya segera.
Memang selalu ada saja pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, keraguan, kebimbangan, ketakutan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijak. Anda benih yang mana?
Menekankan hal yang positif dan mengabaikan hal yang negatif adalah seperti menggunakan kaca pembesar. Anda dapat menggunakannya pada kabar baik dan merasa lebih nyaman, atau anda dapat membesarkan berita buruk dan membuat diri anda merana. Membesar-besarkan situasi dapat menjadi kebiasaan. Jika anda selalu memusatkan perhatian pada situasi yang sukar, akibatnya adalah pembesaran distorsi dari masalah. Barangkali akan lebih baik jika anda menggunakan lensa binokuler. Gunakanlah sisi pembesarnya untuk memandang hal-hal yang positif, dan baliklah (gunakan sisi yang lain) bilamana anda menjumpai elemen-elemen negatif untuk membuatnya lebih kecil. Sekali anda mampu mengubah citra anda untuk hanya menyoroti hal-hal yang positif, anda berada dijalur yang benar.
Tentu saja, tidak ada orang yang dapat selalu bersikap positif. Bagaimanapun sikap positif bukanlah akting; sikap positif harus tulus tumbuh dari hati. Adakalanya, bila keadaan benar-benar sukar, sikap positif menjadi mustahil, atau bahkan tidak perlu. Kita lebih mampu mengatasi hal tersebut didasarkan pada emosi atau kemarahan yang wajar daripada dengan sikap positif.
Menekankan hal yang positif dan mengabaikan hal yang negatif adalah seperti menggunakan kaca pembesar. Anda dapat menggunakannya pada kabar baik dan merasa lebih nyaman, atau anda dapat membesarkan berita buruk dan membuat diri anda merana. Membesar-besarkan situasi dapat menjadi kebiasaan. Jika anda selalu memusatkan perhatian pada situasi yang sukar, akibatnya adalah pembesaran distorsi dari masalah. Barangkali akan lebih baik jika anda menggunakan lensa binokuler. Gunakanlah sisi pembesarnya untuk memandang hal-hal yang positif, dan baliklah (gunakan sisi yang lain) bilamana anda menjumpai elemen-elemen negatif untuk membuatnya lebih kecil. Sekali anda mampu mengubah citra anda untuk hanya menyoroti hal-hal yang positif, anda berada dijalur yang benar.
Tentu saja, tidak ada orang yang dapat selalu bersikap positif. Bagaimanapun sikap positif bukanlah akting; sikap positif harus tulus tumbuh dari hati. Adakalanya, bila keadaan benar-benar sukar, sikap positif menjadi mustahil, atau bahkan tidak perlu. Kita lebih mampu mengatasi hal tersebut didasarkan pada emosi atau kemarahan yang wajar daripada dengan sikap positif.
Bila sesuatu berjalan mulus, sikap positif akan menjadi makin kuat dan mudah dipelihara. Tetapi, sebagai manusia yakinlah bahwa pasti saja ada kejadian yang akan menguji sikap positif anda. selalu saja ada orang atau situasi yang akan menghalangi langkah anda dan menguji kemampuan anda untuh menanggulanginya. Kisah di atas hanya rekaan belaka, namun saripatinya sungguh luar biasa.
Dengan sikap positif, anda akan dapat memperkuat karir anda (faktor uang), membina hubungan persahabatan yang lebih baik (faktor kebahagiaan), dan makin dekat dengan tujuan hidup anda. Anda menang di semua bidang. Itulah sebabnya kita harus benar-benar bisa percaya bahwa sikap positif adalah kekayaan anda yang paling berharga.
Dikutip dari buku "Pigmalion dan Kisah-kisah Inspiratif Lain" terbitan Mahadhika Publishing

Tidak ada komentar:
Posting Komentar